Ahlan wa sahlan

Assalamualaikum!

Selamat datang,
selamat singgah dan menjengah;
moga daripada secebis waktu, bermanfaat untuk semua!

ukhwah(catatan puisi 2009)

Isnin, 28 Disember 2009



dan hati kita tetap satu.
meski masa berlalu;
kenangan tercoretkan itu,
abadi.

jauh kita adalah dekat!
manis ukhwah mengikat kuat;
kerna ruang dan masa,
tak mungkin mengekang rasa.

terima kasih,
jumpa lagi dengan izin-Nya.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
PUISI 2009
Mt Melleray, Waterford
25 December 2009

Tentang Kenangan(ii)

Ahad, 20 Disember 2009


Salam alaik.

Sesungguhnya,
kenangan itu, memang mengingatkan.
dan mari Nadim katakan,
dengan indah;

lalu,
setelah beberapa masa;
lagi akan hari ini,
telah lagi singgah,
kenangan itu.

siapa sangka?
bertahun lalu,
kali ini di bumi Dublin;
bertapak menjejak.
dan mengingatkan.

sepertinya,
impi dan mimpi itu;
tertunai tanpa pinta,
berkisah tiada kata,
semuanya berlaku
dan berlalu.

lagi,
sungguh,itu lagi isyarat dari langit.
ingatan bahawa jauh lagi perjalanan;
panjang lagi perjuangan dari ingatan yang lalu dikuatkan.

dan Nadim kali ini,
menemukan sesuatu atas kunjungan;
yang lebih dalam dan peribadi:-
"bahawa masa telah memakan rasa.
dan (hati) telah kebas"


Nadim perlu bersiap,
lagi untuk menempuh ranjau jauh.
berawas dan berjaga,
atas setiap tingkah dalam setiap langkah.

dan sungguh, lagi ku katakan dengan indah;
kenangan itu, amat mengingatkan.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
20 Disember 2009
Isra'
atas kunjungan kenangan.
p/s:- ini catatan ingatan untuk diri.

Ikatan(i)


[cerita-cerita masa]

Telah ikatan ini,
menyemi janji abadi;
dua jiwa satu rasa,
dua hati sampai mati.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
[ditulis lama dahulu]

Buah Kata (ii) - Pohon Hidup

Sabtu, 19 Disember 2009


Ada satu pohon itu,
yang dimaknakan waktu;
ditabur baja hampa,
digembur humus kecewa.

Lalu tumbuh segar,
dan rendang meneduh.

Ada masa pohon itu,
berbuah semanis rasa;
mengungkap sesirat makna,
dari tiap tangis dan tawa!


-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
Darul Isra'
Dublin, Ireland
20 December 2009

Buah Kata




Sesungguhnya,
buah kata aku tidak bermusim;
ada kala ranum manis,
tika juga kelat muda.

meski,
buah kata itu
dari rendang pohon kehidupan;
yang tertusuk subur,
di batas masa.

-untuk yg memahami, yg sudi mengerti-

Nadim Muhammad
Darul Isra
Dublin
20 Disember 2009